Minggu, 24 April 2011

sejarah berdirinya ma'ahid

Pondok Pesantren Ma'ahid Kudus berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Maahid ( PENDISMA ). Yayasan ini sendiri adalah salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di Kabupaten Kudus. Didirikan pada tahun 1937 oleh KH. Abdul Muchith -rahimahullah- sepulangnya dari menimba ilmu di Universitas Al Azhar Mesir. Berdirinya PENDISMA dilatarbelakangi oleh upaya beliau dalam melakukan tajdid (pembaharuan) terhadap pemahaman Islam yang sebenarnya ditengah masyarakat.
Pada awal berdirinya, sistem pengajaran yang diterapkan adalah sistem pondok pesantren tradisional. Namun, seiring dengan perkembangan jaman, PENDISMA melakukan berbagai adaptasi dan akselerasi dengan sistem pendidikan yang distandarkan oleh pemerintah. Diantaranya dengan mengintegrasikan kurikulum pendidikan umum ke dalam kurikulum pesantren dan ikut serta dalam ujian negara. Lalu diikuti dengan pendirian Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, dan Madrasah Diniyah yang semuanya dibina langsung oleh Yayasan PENDISMA.
Dengan pembenahan tersebut, PENDISMA diharapkan mampu menjadi salah satu lembaga pencetak kader umat dan bangsa yang menguasai ilmu-ilmu agama dengan ilmu- ilmu umum secara seimbang. Berguna bagi masyarakatnya dan siap menjawab tantangan jaman.

Sabtu, 23 April 2011

pendahuluan

Falma (Forum Aktifitas Alumni Ma’ahid Jakarta)
Falma adalah sebuah organisasi alumni sekolah yang mungkin bisa dibilang non formal, karena pada awalnya falma hanya kumpulan alumni yang berdomisili di Jakarta. Yang pada massa itu di prakarsai oleh pak zumam efendi cs. (yang sekarang jadi kepsek kita itu lho).. kalo belum tahu ni photo beliau..... coba teman-teman sekalian perhati'in foto beliau ketika memberikan tausiyah kepada anak didiknya pada saat apel mingguan ahad pagi, beliau menyampaikan dengan penuh semangat, ketegasan, dan tentunya tidak mengurangi kesederhanaan beliau.
Eee ternyata setelah lama eksis akhirnya pada tahun 2007 Falma diakui oleh pihak sekolah dan dibentuk falma dalam lingkup yang lebih luas, hingga akhirnya sekarang falma  sudah hampir merambahi seluruh penjuru nusantara. Ada falma Jakarta, falma solo, falma kudus, falma jogja, falma semarang, falma aceh, ada juga yg di luar negeri. Tapi sayang sungguh sayang, lost contact dijaman modern seperti ini masih aja jadi hambatan.. lucu ya… internet tinggal colok, telpon tinggal angkat. Uhhh sebel  jadinya.. dasar gaptek.